Nilai Estetika Pada Shodou Khususnya Pada Gaya Sousho Berkaitan Dengan Teori Wabi-Sabi Dan Teori Zen

Vyas Chairul Fazri, Budi Rukhyana, Helen Susanti

Abstract


Skripsi ini bertujuan untuk menganalisa bagaimanakah nilai-nilai estetika yang terdapat dalam shodou khususnya pada gaya sousho berdasarkan teori estetika wabi-sabi dan teori estetika Zen. Pengumpulan data dilakukan dengan metode deskriptif analitis, yaitu melalui studi kepustakaan yang bertujuan untuk mendapatkan data-data yang relevan terhadap penelitian dan kemudian dianalisa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam shodou terkandung nilai-nilai estetika wabi-sabi dan nilai-nilai estetika Zen. Nilai estetika wabi-sabi ditunjukkan melalui ciri-ciri kesederhanaan, asimetris, dan ketidaksempurnaan. Sedangkan nilai estetika Zen ditunjukkan melalui ketenangan, konsentrasi, dan kedisiplinan.

References


Izuru, Shinmura. 1991. Koujien. Tokyo: Iwanami Shoten. Kushartanti, Untung Yuwono, dan Multamia RMT Lauder. (peny.). 2005. Pesona.

Juniper, Andrew. 2003. Wabi Sabi: The Japanese Art of Impermanence. Tokyo, Rutland, Vermont, Singapore: Tuttle Publishing.

Nagayama, Norio. 2015. Shodo: The way of calligraphy. Itali: Digital Index Publisher.

Nakata, Yujiro. 1973. The Art of Japanese Calligraphy. New York: Weatherhill.

Powell, Richard R. 2004. Wabi Sabi Simple: Create Beauty, Value Imperfection, Live Deeply. Avon, Massachusetts: Adams Media.

Sato, Shozo. 2013. Shodo: The Quiet Art of Japanese Zen Calligraphy. Tokyo, Rutland, Vermont, Singapore: Tuttle Publishing.

Shinichi, Hisamatsu. 1982. Zen and the Fine Arts. Tokyo: Kodansha.


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/idea.v2i2.2779

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 IDEA | Jurnal Studi Jepang