PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN INKUIRI BERBANTUAN PhET UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA

Teguh Budi Raharjo Eko Saputra, Mohamad Nur, Tarzan Purnomo

Abstract


Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA materi listrik dinamis menggunakan media KIT listrik yang dilengkapi PhET yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa SMP. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan tiga tahap dari model 4-D, yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan diujicobakan di kelas IX SMP Negeri 1 Kertek Wonosobo semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017 dengan rancangan penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Parameter penelitian yang diukur adalah validitas, kepraktisan, dan efektivitas perangkat pembelajaran. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, dan tes. Teknik analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran IPA menggunakan media KIT listrik yang dilengkapi PhET untuk materi listrik dinamis yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan keterampilan proses sains siswa.

Kata Kunci: Kit listrik, perangkat pembelajaran, keterampilan proses sains, simulasi PhET


References


Alonso, E. F. (1979). Fundamental University Physics. New York: Addison Wesley.

Arends, R. I. (2013). Belajar Untuk Mengajar (Learning to Teach). Jakarta: Salemba Humanika.

BNSP. (2006). Model Pembelajaran Terpadu IPA. Jakarta: BNSP.

Depdiknas. (2006). Permendiknas No 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP.

Depdiknas. (2007). Permendiknas No 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses. Jakarta: BNSP.

Dewi. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu dengan Setting Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Kinerja Ilmiah Siswa. Jurnal Program Studi Pendidikan IPA Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha,3, 1-11.

Gulo, W. (2002). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Gramedia Widia Sarana Indonesia.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual Dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Ibrahim, M. (2010). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Surabaya: University Press, UNESA.

Kardi, S. (2012). Pengantar Pengembangan Kurikulum dan RPP. Surabaya: PPs UNESA.

Nieveen, T. P. (2007). An Introduction to Educational Design Research. Shanghai: SLO-Netherlands Institute for Curiculum Development, 94.

Nur, M. (2004). Teori-Teori Perkembangan Kognitif. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah Universitas Negeri Surabaya.

Nur, M. (2011). Modul Keterampilan-Keterampilan Proses Sains. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah Universitas Negeri Surabaya.

Potale, M. (2004). Mengembangkan Inkuiri Siswa untuk Melatihkan Keterampilan Dasar Sains Bahan Kajian Tekanan di SLTP Negeri 21 Surabaya. Tesis. Program Studi Pendidikan Sains Program Pascasarjana UNESA: Tidak diterbitkan

Ruddinnillah, A. (2011). Pengembangan Buku Siswa dn LKS Inovatif Fisika dengan Pendekatan Inkuiri untuk Melatihkan Keterampilan Proses Siswa Kelas X SMK. Tesis. Program Studi Pendidikan Sains Program Pascasarjana UNESA: Tidak diterbitkan

Sadiman, A. S. (2008). Media Pendidikan. Jakarta: PT Grafindo Persada.

Samsuri. (2010). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Media Simulasi PhET daan KIT Sederhana Pada Pembelajaran Fisika SMA Pokok Bahasan Listrik Dinamis. Tesis. Program Studi Pendidikan Sains Program Pascasarjana UNESA: Tidak diterbitkan

Sudjana, N. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Rosdakarya


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/jsep.v1i1.378

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.