ANALISIS SEMIOTIKA PADA BACAAN SASTRA ANAK RADEN LEGOWO: PAHLAWAN DARI HUTAN PEREWANGAN KARYA SULISTIATI DENGAN PERSPEKTIF RELIGIUSITAS

Ardi Rai Gunawan, Sasongko S. Putro

Abstract


ABSTRAK

Artikel ini bertujuan menempatkan dongeng atau sastra anak memiliki fungsi yang sama dengan kritik sastra lainnya, dalam perkembangan sejarah dan kritik  sastra Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah metode deskriptif kualitatif dengan meninjau berbagai sumber pustaka sebagai bahan referensi penulis. Struktur Greimas menjadi teori yang digunakan untuk analisis. Teori itu bertujuan menunjukkan fokus penulis pada tujuan penelitian, yaitu mengkaji semiotik yang berperspektif religiusitas Jawa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua teori struktur Greimas, semiotik Bühler, dan perpektif religiusitas Jawa, saling berimplikasi, serta sesuai dengan misi pengarang dan Pusat Bahasa perihal menumbuhkan budaya literasi pada anak.

 

Kata Kunci: Sastra Anak, Pusat Bahasa, Semiotik, Religiusitas.


References


Daftar Pustaka

Creswell, J. W. (2008). Research Design: Qualitative and Qualitative Approaches. California: Sage Publication, Inc.

Denzin & Lincoln. (2009). Handbook of Qualitative Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Juliansyah, N. (2011). Metode Penelitian: Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana.

Nurgiyantoro, B. (2004, Juni 2).

Sastra anak: persoalan genre.

Humaniora, 16(2), hal.

-172.

Nurgiyantoro, B. (2005). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM Press.

Sudjiman, P. (2008). Kamus Istilah Sastra.

Jakarta: Universitas Indonesia.


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/jsalaka.v2i1.1833

Refbacks

  • There are currently no refbacks.