PENINGKATAN KOMITMEN PROFESI GURU MELALUI PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN DAN PEMBERDAYAAN

Irma Fitriyanti, Soewarto Hardhienata, Hari Muharam

Abstract


Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode statistik korelasi untuk menentukan apakah variabel lain, yaitu pengembangan kepribadian dan pemberdayaan guru, memiliki hubungan positif dengan komitmen guru terhadap profesi. Berdasarkan hasil ini, analisis dilakukan menggunakan Metode Sitorem untuk membuat rekomendasi dan menentukan 

urutan prioritas perbaikan yang perlu dibuat. Penelitian dilakukan pada Guru Honor Sekolah Dasar di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dengan populasi penelitian 173 guru dan sampel 121 guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara pengembangan kepribadian dan komitmen guru terhadap profesi dengan kekuatan hubungan ry1 = 0,686 dan ada hubungan positif antara pemberdayaan guru dan komitmen guru dengan profesi dengan kekuatan hubungan ry2 = 0,651 . Ini menunjukkan bahwa komitmen guru terhadap profesi dapat ditingkatkan melalui pengembangan kepribadian dan dari komponen pemberdayaan guru itu sendiri. Hasil Analisis Sitorem menunjukkan bahwa komponen pengembangan kepribadian, pemberdayaan guru dan komitmen guru untuk profesi menemukan 6 indikator yang terdefinisi dengan baik dan dipertahankan yaitu: 1) Kesadaran, 2) Kecemasan, 3) Pembimbingan Guru, 4) Keterlibatan perasaan, 5) Dorongan berkarir, dan 6) Penerimaan nilai organisasi . Sementara komponen yang perlu ditingkatkan adalah 10 komponen dalam urutan perbaikan prioritas sebagai berikut: 1) Kepatuhan, 2) Keterbukaan, 3) Keramahan, 4) Peningkatan kemampuan guru, 5) Pemotivasian dan dukungan, 6) Penyediaan fasilitas, 7) Kerjasama, 8) Keyakinan pada profesi, 9) Kewajiban terhadap profesi, 10) Perhitungan biaya alih/efek profesi.


Kata Kunci: Komitmen Guru Terhadap profesi, Pengembangan Keprbadian, Pemberdayaan Guru, Analisis Sitorem..


References


Bagraim, JJ. 2003. Impact of Affective Organizational and occupational Commitment on Job Satisfaction: PR Specialist in Metropolitan Municipalities. International Journal of Business and Commerce. Volume 2 No. 2:21-35. Cohen Aaron, 2007. Dynamics between Occupational and Organizational Commitment in the Context of Flexible Market, Institut Technik und Bildung (ITB), Universitat Bremen. Volume 26: 1-30. Goswarmi, Mary Mathew & Chadha. 2007. Differences in Occupational Commitment amongst Scientists in Indian Defence, Academic, and Commercial R&D Organizations. Vikalpa Journal. Volume 32 No. 4: 13-27. Greenberg Jerrard dan Robbert A. Baron , Behavior in Organizations (New Jersey: PearsonEducation Inc., 2008), Pp. 142-143. Hardhienata, S., 2017. The Development of Scientific Identification Theory to Conduct Operation Research in Education Management. IOP Conference Series: Materials Science anad Engineering. Volume 166, 2017. Hellriegel dan Slocum, Organizational Behavior, 13th Edition (South-Western: Chengage Learning, 2011), pp. 70-77. Kinicki Angelo dan Brian K. Williams, Management a Pratical Introduction (New York: McGraw-Hill, 2008), Pp. 360. Kreitner Robert dan Kinicki Angelo, Organizational Behavior, (New York: McGraw-Hill, 2008), p. 133. McShane Steven L, Organizational Behavior (New York: McGraw Hill, 2010), pp. 38-43. Nurika Restuningdiah. 2009. Pengaruh Komitmen terhadap Profesi terhadap Kepuasan Kerja Akuntan Pendidik melalui Komitmen Organisasional. Jurnal Ekonomi Bisnis. Volume 14 No. 3:252. Surbakti, R. “Pengaruh Motivasi, Kepibadian, dan Kepuasan Kerja terhadap Komitmen Guru MAN 2 Padangsimpuan”,Desertasi, Universitas Negeri Medan, 2011. Syarif Makmur, Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dan Efektivitas Organisasi, (Jakarta: Raja Grafindo, 2008).,p.51 Ibid.,p.52. Tri Trisnaningsih. 2002. Pengaruh Komitmen terhadap Kepuasan Kerja Auditor: Motivasi sebagai Variabel Intervening. Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Jawa Timur. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia. Volume 6 No. 21:202.


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/jmp.v7i2.1330

Refbacks

  • There are currently no refbacks.