AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN, BUAH DAN BIJI PARE (Momordica charantina L)

Riana Septiningsih, Sutanto Sutanto, Dwi Indriani

Abstract


ABSTRAK

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat dan mencegah

pertumbuhan kanker. Salah satu tanaman yang diduga dapat mengobati kanker adalah pare (Momordica charantina L). Masyarakat telah menggunakan pare sebagai makanan sehari-hari dan juga telah lama dipercaya sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol buah, daun, dan biji pare. Buah, daun dan biji pare diekstraksi dengan etanol 70% dan dipekatkan hingga didapatkan ekstrak kental. Pengujian aktifitas antioksidan pada penelitian ini menggunakan metode peredaman terhadap radikal bebas 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH), dan vitamin C sebagai kontrolnya. Hasil pengujian antioksidan pada vitamin C didapatkan nilai IC50 sebesar

2,844 g/mL. Hasil pengujian aktifitas antioksidan dari ekstrak etanol buah, daun, dan

biji pare menunjukkan bahwa ketiga ekstrak tersebut tidak memiliki aktifitas sebagai antioksidan. Suatu senyawa dikatakan aktif sebagai antioksidan apabila nilai IC50 < 100 ppm.

Kata Kunci : Antioksidan, Pare (Momordica charantina L), DPPH.


References


Ansel, H.C. 1989. Pengantar Bentuk

Sediaan Farmasi, Edisi IV. Penerjemah Farida Ibrahim. Universitas Indonesia Press. Jakarta

Cahyadi, R. 2009. Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Buah Pare (Momordica charantina L) Terhadap Larva Artemia Salina leach Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Semarang. http://eprints.undip.ac.id/8089

Chow, S.T., Chao, W.W., Chung, Y.C.

2003. Antioxidative Activity and Safety of 50% Ethanolic Red Bean Extract (Phaseolus raditus L. Var Aurea). Journal of Food science.

68 (1): 21-25.

Dalimartha, Setiawan. 2002. Ramuan Tradisional Untuk Pengobatan Kanker. Penebar Swadaya. Jakarta

Dep Kes RI. 1985. Cara Pembuatan

Simplisia. Direktorat Jendral


Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta

. 1979. Farmakope Indonesia edisi III. Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta

. 1995. Farmakope Indonesia edisi IV. Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta

. 1995. Informasi Simplisia Asing. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta

. 1977. Materia Medika Indonesia Jilid I. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta

. 1977. Tanaman Obat Indonesia. Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan. Jakarta

. 1985. Sediaan Galenik. Direktorat Jendral Pengawasan

Obat dan Makanan. Jakarta

Halliwel, B., J.M.C. Guteridge. 1991.

Free Radical in Biology and

Medicine. Claderon Pres. Oxford

Hernani, M. Rahardjo. 2005. Tanaman Berkhasiat Antioksidan. Penebar Swadaya. Jakarta



Kumulaningsih, S. 2006. Antioksidan Alami. Trubus Agrisarana. Surabaya

Molyneux, philip. 2004. The Use Of The Stable Free Radical Diphenyl-1- phicryl-1 hydrazyl (DPPH) For Estimating Antioxydany Activity. Songklanakarin J.Sci. Techno. Vol. 26(2):211-219.

Murray, R.K., D.K. Granner, P.A. Mayes, and V.W. Rodwel. 2003. Biokimia Harper. Ed 25. Penerjemah Andry Hartono. EGC. Jakarta.

Schuler, P.1990. Natural Antioxidant Exploited Commercially. Food Antioxydant Eleseiver Applied Science. London. Hal: 91-95.

Subarnas, A. 2001. Komponen Aktif Antioksidan dalam Bahan Alam. Makalah disajikan dalam Seminar dan Lokakarya Pemahaman Konsep Radikal Bebas dan Peranan Antioksidan dalam Meningkatkan Kesehatan


Menuju Indonesia Sehat 2010. Puasat PenelitianUniversitas Padjajaran. Bandung.

Sundari S, Daya. Kosasih Padmawijaya.

Komar Ruslan. 2007. Analisis Fitokimia Ekstrak Etanol Daging Buah Pare. Sekolah Farmasi Institut Teknik Bandung. Bandung. http://bahan- alam.fa.itb.ac.id

Widjaya, A. 1996. Radikal Bebas dan parameter Status Antioksidan. Forum Diagnosticum. 4: 1-6.

Winarno, F. G. 1997. Kimia Pangan dan gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakatra

Winarsi, H. 2007. Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Pottensi dan Aplikasinya dalam Kesehatan. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

Zakaria, F.R, B. Irawan, S.M. Pramudya, dan Sanjaya. 1996. Peranan Zat- zat Gizi dalam Sistem Kekebalan Tubuh. Dalam: Buletin Teknologi dan Industri Pangan. 7(3):75-81.


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/jf.v7i1.796

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 FITOFARMAKA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.