PENGARUH KONSENTRASI OLEORESIN DAN KOMPOSISI BAHAN PENYALUT TERHADAP KARAKTERISTIK MIKROKAPSUL OLEORESIN JAHE EMPRIT (Zingiber officinale) DENGAN METODA SPRAY DRYING

Nhadira Nhestricia

Abstract


ABSTRAK

Oleoresin merupakan campuran kompleks dari bahan volatile dan bahan non- volatil yang memberikan aroma dan rasa khas pada jahe (Zingiber officinale). Oleoresin memiliki sifat sangat lengket, kental dan sulit ditakar sehingga efisiensi pemanfaatannya dalam skala industri menjadi berkurang. Masalah ini dapat diatasi dengan melakukan mikroenkapsulasi untuk mengkonversi oleoresin (zat cair) menjadi serbuk (zat padat). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat mikrokapsul oleoresin jahe dengan penyalut natrium kaseinat dan maltodekstrin menggunakan teknik spray drying dan mempelajari karakteristik oleoresin jahe terenkapsulasi. Penelitian ini dilakukan dalam

2 tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan penelitian utama. Pada tahap 1, oleoresin konsentrasi 5% dan 25% dienkapsulasi dengan penyalut natrium kaseinat dan maltodekstrin pada komposisi 7,5%:92,5% dan 30%:70%. Pada tahap 2, konsentrasi oleoresin dinaikan secara bertahap mulai dari 5%, 10%, 15%, sampai 20% dengan komposisi penyalut na-kaseinat dan maltodekstrin 7,5%:92,5% dan 30%:70%. Pengamatan terhadap mikrokapsul oleoresin jahe meliputi pengukuran total oil (kadar minyak atsiri), oil recovery (perolehan minyak kembali), surface oil (kadar minyak di permukaan mikrokapsul), kadar air, dan bentuk partikel mikrokapsul dengan scanning electron microscope. Mikrokapsul oleoresin jahe terbaik diperoleh pada penggunaan oleoresin konsentrasi 10% menggunakan penyalut natrium kaseinat:maltodekstrin

7,5%:92,5% dengan karakteristk total oil 2,34%, oil recovery 87,50%, surface oil

0,27%, dan kadar air 4,97%.

Kata kunci : Jahe emprit, oleoresin, mikrokapsul


References


Anief, Moh. 1997. Ilmu Meracik Obat,

Teori dan Praktik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hlm: 132

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 1989. Vademekum Bahan Obat Alam. Jakarta: DepKes RI. Hlm: 78-83.



Koswara, Sutrisno. 2006. Teknologi Enkapsulasi Flavor Rempah- Rempah. www.ebookpangan.com

Lachman, L., Herbert A. Lieberman., and Joseph L. Kanig. 1970. The Theory and Practice of Industrial Pharmacy, 2nd Ed. Philadelphia: Lea and Febiger.

Onwulata, C. I., P. W. Smith, P. H.

Cooke, and H. G. Holsinger. 1996. Particle Structures of encapsulated milkfat powders. Lebensm. Wiss. Technol. 29: 163-172.


Risch, Sara J. and Reineccius, Gary A.

1987. Spray-Dried Orange Oil, Effect of Emulsion Size, Flavor Retention and Shelf Stability. University of Minnesota, St. Paul, MN 55108: Department of Food Science and Nutrition.

Sootitantawat, A., F. Bigeard, H. Yoshii, T. Furuta, M. Okkawara dan P. Linko. 2005. Influence of Emulsion and Powder Stability of Encapsulated D-limonene by Spray Drying. Innovative Food Sci. Emerging Technol. 6: 107-114.


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/jf.v7i1.800

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 FITOFARMAKA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.