AKTIVITAS ANTIBAKTERI DESINFEKTAN BERBAHAN DASAR ASAP CAIR CANGKANG KELAPA SAWIT TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS

Lilis Rosmainar, Karelius Karelius, Angeline Novia Toemon

Abstract


Cangkang kelapa sawit merupakan limbah pengolahan kelapa sawit yang dapat digunakan untuk menghasilkan asap cair. Asap cair dapat digunakan sebagai pengawet, antibakteri  terutama mengandung asam asetat dan fenol. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji efektivitas antibakteri desinfektan berbahan dasar asap cair pada berbagai konsentrasiterhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Pembuatan asap cair dilakukan melalui proses torefaksi dengan pemberian gas nitrogen sehingga menghasilkan asap cair dari cangkang kelapa sawit yang berwarna kehitaman yang mengandung senyawa fenol, asam propanoat, 2-propanon, 1,2-benzendiol, 2-furankarbokaldehid, dan asam asetat. Asap cair hasil torefaksi kemudian didestilasi sehingga menghasilkan warna coklat yang kemudian dianalisis menggunakan GC-MS dengan kandungan senyawa fenol, asam propanoat, 2 propana, dan asam asetat. Desinfektan berbahan dasar asap cair dibuat dengan berbagai konsentrasi yaitu 12,5%, 25%, dan 50% diuji terhadap bakteri S.aureus. Pada uji antibakteri desinfektan berbahan asap cair dengan berbagai konsentrasi tidak ditemukan adanya pertumbuhan bakteri S.aureus.Hal ini menunjukkan bahwa desinfektan berbahan dasar asap cair efektif dalam menghambat bakteri S.aureus.    


Keywords


Cangkang kelapa sawit, asap cair, desinfektan

Full Text: PDF

DOI: 10.33751/jf.v11i2.3078 Abstract views : 612 views : 927

Refbacks

  • There are currently no refbacks.