KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM POSING DAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI SISTEM EKSKRESI

Titin Sri Wartini, Rita Retnowati, Eka Suhardi

Abstract


Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif-eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  model problem posing dan problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran materi sistem ekskresi . Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Cigudeg tahun akademik 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan teknik sampel acak. Sampel untuk kelas eksperimen adalah XI IPA-4 yang diberikan perlakuan model pembelajaran  Problem Posing dengan jumlah 39 orang siswa dan XI IPA-5 diberikan perlakuan dengan model Problem Solving dengan jumlah 38 orang siswa. Rata-rata n-gain  untuk kelas problem posing adalah 68 dan kelas problem solving adalah 64.  Berdasarkan hasil uji t pada taraf signifikansi ɑ = 0,05 diperoleh thitung 2,74 sedangkan ttabel 1,99 sehingga diperoleh thitung >  ttabel, dengan demikian hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model problem posing dan problem solving dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Hasil kemampuan berpikir kritis kelompok problem posing lebih baik dibandingkan dengan kelompok kelas problem solving.

 

Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Problem Posing, Problem Solving.

References


Amri, Sofan. (2013). Pengembangan dan Model Pembelajaran dalam Kurikulum 2013. Jakarta : Bumi Aksara.

Elaine B. Johnson. (2006). Contextual Teaching Learning. Bandung : Mizan learning Center (MLC).

Fisher, Alec. (2009). Berpikir Kritis: Sebuah Pengantar. Jakarta : Erlangga.

Hake, Richard R. (1998). Analyzing Change/Gain Schores. [Online]. Retrieved from www.physics.Indiana.edu/~sdi/AnalyzingChange-Gain.pdf.

Haryanti. (2010). Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas VII Mata Pelajaran IPS Terpadu SMP Negeri 2 Jatiyoso. (Skripsi). Universitas Sebelas Maret, Surakarta. 1-83.

Kowiyah. (2012). Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Dasar, 3, 175-179.

Made Wena.(2009). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi Aksara.

Molan, Benyamin. (2012). Logika Ilmu dan seni Berpikir Kritis. Jakarta : PT. Indeks.

Nurlaila N. (2013). Pembelajaran Fisika Dengan PBL Menggunakan Problem Posing dan Problem Solving Ditinjau dari Kreativitas Dan Kemampuan Berpikir Kritis. (Tesis). Universitas Sebelas Maret.

Shoimin Aris. (2014). Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruz Media.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta : Rineka Cipta.

Susilawati, Ika. (2012). Perbandingan Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Didasarkan pada Model STAD dan PBL pada Mata Pelajaran IPS-Ekonomi Siswa Kelas VIII SMP Raden Fatah Batu. [Online]. Retrieved from http://fe.um.ac.id/wp-content/uploads/2012/08/Karya-Ilmiah3.pdf.

Syamsi, Nur. (2012). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing Dengan Strategi Search, Solve, Create, Share Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 01 No. 1, 1 – 7.


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/jsep.v2i2.1704

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.