PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBL) DENGAN KONTEKS SOCIOSCIENTIFIC ISSUES PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA

Anita Sariningrum, Bibin Rubini, Didit Ardianto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan literasi sains melalui implementasi model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan konteks  socioscientific issues.  Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent pretest dan postest control group design. Subjek  penelitian adalah siswa kelas VII di salah satu SMPN di Kabupaten Cianjur. Data diperoleh dengan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes literasi sains berupa soal pilihan ganda, tes skala sikap, dan angket tanggapan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh aktivitas pembelajaran model PBL dengan konteks socioscientific issues terlaksana dengan baik. Peningkatan kemampuan literasi sains ditunjukkan oleh pencapaian N-gain literasi sains pada aspek pengetahuan dan kompetensi pada kelas eksperimen 0,71 (tinggi) dan N-gain kelas kontrol 0,52 (sedang), sedangkan N-gain literasi aspek sikap sains pada kelas eksperimen 0,72 (tinggi) dan N-gain kelas kontrol 0,27 (rendah). Tanggapan siswa menyatakan respon positif terhadap pembelajaran. Jadi, dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis masalah dengan konteks socioscientific issues lebih baik dalam meningkatkan kemampuan literasi sains pada aspek pengetahuan, kompetensi, dan sikap sains siswa.

 

Kata Kunci:     Model pembelajaran berbasis masalah (PBL), Literasi Sains, Konteks SocioScientific Issues.

References


Fraenkel, J. R., Wallen, N.E., & Hyun, H.H. (2012). How to Design and Evaluate Reseacrh in Education Eighth Edition. New York : Mc + Graw Hill Companies, Inc.

Liu, X. (2009). Beyond science literacy: Science and the public. International Journal of Environmental and Science Education, 4(3), 301–311.

Merghli, Kacem. S., S. Laurence, A. Atf. (2009). The Teaching of Socio-Scientific Issues for Scientific Literacy and Citizenship, G & M.F. Tasar (Eds). 2010. Contempory Science Education Research : Science Literacy and Social Aspects of Science. Turkey : PEGEM Akademi.

Musfiqon, Nurhadiansyah. (2015). Pendekatan Pembelajaran Saintifik. Sidoarjo : Nazamia Learning Center.

OECD. (2013). Framework PISA 2015. Retrieved from www.oecd.org/pisa/pisa product/ pisa 2015 /101092841.

PISA Indonesia. (2016). Hasil PISA 2015. Retrieved ftrom https: // pisaindonesia. wordpress.com galeri-pisa-indonesia

Sadler, T.D dan Troy D. (2004). Moral Sensitivity and Its Con¬tribution to the Resolution of Socio-scientific Issues. Journal of Moral Education, 33 (3): 339-358.

Sadler, T.D. Zeidler, D.L. &. Fowler, S.M. (2009). Moral sensitivity in the context of socioscientific issues in high school science students. International Journal of Science Education, 31(2), 279-296.

Sani, R.A. (2015). Pembelajaran Saintifik Untuk Implementasi Kurikulum 2013.Cetakan ketiga. Bandung:PT Bumi Aksara.

Toharudin, U., S. Hendrawati, A. Rustaman. (2011). Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Bandung : Humaniora.


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/jsep.v2i2.1705

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 JOURNAL OF SCIENCE EDUCATION AND PRACTICE

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.