KAJIAN DAMPAK SALURAN LINDI TERHADAP LINGKUNGAN DITINJAU DARI ASPEK PENGOPERASIAN TPA GALUGA

Heny Purwanti

Abstract


Lingkungan  merupakan  bagian   penting   dalam  suatu   kehidupan,   tetapi   lingkungan  banyak   tercemar. Pertambahan volume dan keberagaman karakteristik sampah yang semakin meningkat membutuhkan penanganan dan pengolahan yang baik untuk mengantisipasi timbulnya dampak negatif terhadap lingkungan. Sampai saat ini pengolahan persampahan seperti daur ulang sampah maupun tempat pembuangan akhir (TPA) sampah berupa landfill (lahan urug) atau insinerator (pembakaran) masih dibutuhkan dalam mengatasi permasalahan persampahan. Kajian ini dimaksudkan untuk mengkaji dampak saluran lindi terhadap lingkungan di tinjau dari aspek kelayakan pengoperasian TPA Galuga. dan untuk mengetahui kegiatan pengoperasian TPA Galuga sehingga dapat memberikan gambaran serta rekomandasi teknis untuk mendukung kelancaran sistem pengoperasian di TPA Galuga. Leachate (air lindi) adalah cairan sampah hasil ekstraksi bahan terlarut maupun tersuspensi dengan kandungan polutan yang tinggi yang terdiri dari senyawa-senyawa kimia hasil dekomposisi sampah dan air yang masuk dalam timbunan sampah yang berasal dari air hujan, saluran drainase, air tanah, atau sumber lain disekitar lokasi TPA. Untuk itu perlu dilakukan pengamatan dan analisa terhadap kualitas air lindi yang timbul khususnya pada musim hujan dan kemarau dengan kuantitas berbeda di setiapmusimnya. Dari kajian yang dilakukan pada lokasi TPA Galuga, maka perlu adanya upaya pengolahan terhadap leachate (air lindi) yang ada sebelum dibuang kebadan air penerima atau sungai. Pada kajian ini nilai lindi yang didapat sebesar 1,744 lt/detik sehingga kolam stabilisasi (anaerobik) luas kolam 252 m2, kedalaman 3m dengan hasil efisiensi sebesar 33% dan kolam fakulatif (aerobik dan anerobik) luas kolam 603 m2, kedalaman 2,5 m dengan hasil efisiensi sebesar 60.0% serta kolam maturasi luas 603 m2, kedalaman 2,5 m dengan hasil efisiensi sebesar

60.0%.

Kata kunci: Saluran Lindi, Sampah, TPA, Tanah, Air Lindi (leachete)

 


References


1. Anonim, 1986, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Sediaan Galenika, Jakarta.

2. Damanhuri, 2006, Teknologi Dan

Pengelolaan Sampah Kota Di Indonesia, ITB, Bandung.

4. Sudrajat, 2006, Mengelola Sampah Kota, Penerbit Penebar Swadaya, Jakarta, 2006.

5. Suryati, 2009, Bijak & Cerdas Mengolah Sampah, Agro Media Pustaka, Jakarta.

6. Fandeli, C.,2004. Analisis Mengenai

Dampak Lingkungan Prinsip Dasar Dalam Pembangunan. Liberty Offset, Yogyakarta.

7. Asmadi dan Suharno. 2012. Dasar- Dasar

Teknologi Pengolahan Air Limbah. Yogyakarta: Gosyen Publishing.


8. Notodarmojo, S. 2005. Pencemaran Tanah Dan Air Tanah. Bandung: Penerbit ITB

9. Undang-Undang Republik Indonesia

Nomer 18, Pengelolaan Sampah (non personal), Indonesia, 2008.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.