Aspek teori hukum dalam KEJAHATAN KORPORASI

Lilik Shanty

Abstract


Abstrak

Kejahatan korporasi sebenarnya telah lama menjadi perhatian dalam perkembangan hukum pidana. Hal ini terlihat dengan munculnya berbagai teori pertanggungjawaban pidana korporasi yang dilahirkan dalam rangka menghentikan atau menghukum korporasi yang melakukan kejahatan /tindak pidana, seperti teori identification doctrine dan aggregation doctrine yang lahir jauh pada awal abad ke-20. Berbicara mengenai korporasi, tidak dapat dilepaskan dari sudut pandang hukum perdata, karena pada awalnya memang hukum perdata yang banyak berhubungan dengan masalah korporasi sebagai subjek hukum. Dalam hukum perdata, perkataan orang berarti pembawa hak atau subjek hukum (subjectum juris). Tentang tindak pidana yang dilakukan oleh sebuah perusahaan/korporasi, sehingga kepadanya dibebankan tanggung jawab pidana, merupakan perkembangan baru. Dan yang telah lama adalah teori-teori yang membebankan tanggung jawab perdata kepada badan-badan hukum tersebut atau kepada para anggotanya. Karena itu sampai saat ini, terhadap pemidanaan badan hukum tersebut terdapat pro dan kontra di antara pihak ahli.

 

Kata Kunci: Korporasi, Tindak Pidana, Sanksi.


References


Adil, Soetan Malikoel. Pembaharuan Hukum Perdata Kita, Jakarta: Pembangunan, 1955.

Amrullah, Arief. Kejahatan Korporasi, Malang: Bayumedia Publishing, 2006.

Arief, Barda Nawawi. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.

Campbell Black, Henry. Black’s Law Dictionary,Minnesota: West Publishing Co, 1990.

Fuady, Munir. Bisnis Kotor (Anatomi Kejahatan Kerah Putih),Bandung: Citra Aditya Bakti, 2004.

________________. Teori-Teori Besar (Grand Theory) Dalam Hukum, Jakarta: Kencana, 2013.

Hamzah, Andi. KUHP & KUHAP, Cetakan ketigabelas,Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Setiyono. H, Kejahatan Korporasi (Analisis Victimologi dan Pertanggungjawaban Korporasi dalam Hukum Pidana Indonesia, Malang: Bayumedia Publishing, 2005.

Jaya, Nyoman Serikat Putra. Kapita Selekta Hukum Pidana, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2005.

Muladi dan Dwidja Priyatno, Pertanggungjawaban Korporasi dalam Hukum Pidana,Bandung: Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Hukum Bandung, 1981.

Muladi dalam J.E. Sahetapy, Bunga Rampai Victimisasi (Korban Kejahatan Korporasi), Bandung: Eresco, 1995.

Muladi dan Barda Nawawi Arief, Teori-teori dan Kebijakan Pidana, Bandung: Alumni, 2005.

Muladi dan Dwidja Priyatno. Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, (Jakarta: Kencana, 2010.

Remmelink, Jan. Hukum Pidana: Komentar Atas Pasal-Pasal Terpenting Dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Belanda dan Padanannya Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia,Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2003.

Sahetapy, J.E. Kejahatan Korporasi, Bandung: Refina Aditama, 2002.

Sjahdeini, Sutan Remi. Pertanggungjawaban Pidana Korporasi,Jakarta: Grafiti Pers, 2007.

Subekti, Pokok-pokok Hukum Perdata,Jakarta: Intermasa, 1984.

Sudarto dalam M. Sholehuddin, Sistem Sanksi dalam Hukum Pidana (Ide Dasar Double Track System dan Implementasinya), Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007.

Topan, Muhammad. Kejahatan Korporasi Dibidang Lingkungan Hidup, Cet: I, Bandung: Nusa Media, 2009.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.