PERSPEKTIF PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA MELALUI PENGADILAN HAK ASASI MANUSIA

Nandang Kusnadi

Abstract


Abstrak

Hak asasi Manusia (HAM) menjadi hal mendasar untuk dipastikan pemenuhan perlindungannya karena tanpa HAM maka kemuliaan manusia terdistorsi. Selain itu, negara melakukan pelanggaran atas kontrak dibentuknya negara itu sendiri yang dipastikan untuk melindungi HAM. Belum lagi, HAM sendiri akan tercermin di konstitusi, yang bila HAM dilanggar, praktis konstitusi telah dilanggar dengan sendirinya. UU tentang Pengadilan HAM mengatur mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan dan persidangan dalam kasus pelanggaran HAM berat. Namun sayangnya sebagian besar aturannya masih menginduk pada KUHAP. Hasil kajian menunjukkan terdapat berbagai kelemahan di dalam UU Pengadilan HAM seperti dari ketidakjelasan unsur rumusan di dalam pengertian kejahatan kemanusiaan, tidak ada mekanisme menyelesaikan perbedaan pendapat antara penyelidik dan penyidik serta tidak diatur mengenai pembentukan pengadilan HAM ad hoc secara komperhensif.

Kata Kunci: Hak asasi Manusia (HAM), Penegakan, Pengadilan, Undang-Undang.


References


DAFTAR PUSTAKA

Atmasasmita, Romli. Reformasi Hukum, Hak Asasi Manusia dan Penegakan Hukum, Bandung: Mandar Maju, 2001.

Awaludin, Hamid. HAM: Politik, Hukum, dan Kemunafikan Internasional, Jakarta: Penerbit Kompas, 2012.

CF Strong, Modern Political Constitutions, Sidgwick and Jackson, London, 1973.

F Budi Hardiman.Hak-Hak Asasi Manusia: Polemik Dengan Agama dan Kebudayaan, Yogyakarta: Kanisius, 2011.

Marzuki, Suparman. Politik Hukum Hak Asasi Manusia, Jakarta: Erlangga, 2014.

Mihradi,R. Muhammad. Menelaah Kebijakan Penegakan Hak Asasi Manusia: Analisis Sosio Yuridis, Jurnal Keadilan, Vol.2 No.2 Tahun 2002, hlm.21.

Muladi, “Pengadilan Pidana Bagi Pelanggar HAM Berat di Era Demokrasi”, Jurnal Demokrasi dan HAM, Vol.1 No.1 Mei-Agustus 2000, hlm.41-43.

T Mulya Lubis (Editor), Hak-Hak Asasi Manusia Dalam Masyarakat Dunia: Isu dan Tindakan, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1993, hlm.3.

W Nickel, James. Hak Asasi Manusia: Refleksi Filosofis atas Deklarasi Unversal Hak Asasi Manusia, penerjemah Titis Eddy Arini, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1996.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.