ASEAN SEBAGAI SUBJEK HUKUM INTERNASIONAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM ORGANISASI INTERNASIONAL

Sobar Sukmana, Tuti Susilawati K, Chairijah ., Bambang Heriyanto

Abstract


ABSTRAK

                                                                                                         

Tujuan penelitian ini ialah untuk menjelaskan bahwa organisasi internasional merupakan pemegang hak dan kewajiban menurut hukum internasional. Organisasi internasional adalah suatu organisasi yang dibentuk dengan perjanjian internasional oleh dua negara atau lebih berisi fungsi, tujuan, kewenangan, asas dan struktur organisasi. Organisasi internasional meliputi organisasi regional, organisasi sub-regional dan organisasi internasional yang bersifat universal. Adanya perjanjian yang dibentuk oleh negara-negara menjadikan bahwa organisasi internasional yang memiliki kedudukan sebagai subjek hukum internasional hanyalah organisasi antar pemerintah (inter government organization). Sebagai subjek hukum internasional, organisasi internasional merupakan personalitas hukum (legal personality) didalam hukum internasional. Dengan demikian bahwa sebagai subjek hukum internasional berarti organisasi internasional mempunyai hak dan kewajiban menurut hukum internasional. Asean sebagai organisasi regional negara-negara di kawasan asia tenggara dibentuk berdasarkan Deklarasi Bangkok (Bangkok Declaration) tanggal 8 Agustus 1967. Pada tahun 2007 ditandatangani Piagam Asean (Asean Charter) oleh 10 kepala negara/kepala pemerintahan negara-negara anggota asean. Dengan adanya Piagam Asean (Asean Charter) sebagai kerangka konstitusi bersama asean, maka asean memiliki status hukum/legal personality yang jelas sebagai subjek  hukum internasional.

 

Kata Kunci :  Deklarasi Bangkok, Piagam Asean, Personalitas Hukum

 

ABSTRACT

 

The purpose of this research is to explain that international organizations are holders of rights and obligations under international law. An international organization is an organization formed by international treaty by two or more countries containing functions, objectives, authority, principles and organizational structure. International organizations include regional organizations, sub-regional organizations and universal international organizations. The existence of agreements formed by states makes that international organizations that have the position as subjects of international law are only intergovernmental organizations. As a subject of international law, international organizations are legal personalities in international law. Thus, as a subject of international law, international organizations have rights and obligations under international law. Asean as a regional organization of countries in southeast asia was formed based on the Bangkok Declaration on 8 August 1967. In 2007, the Asean Charter was signed by 10 heads of state/heads of government of Asean member states. With the Asean Charter as Asean's common constitutional framework, Asean has a clear legal status/legal personality as a subject of international law.

 

Keywords:  Bangkok Declaration, Asean Charter, Legal Personality


References


DAFTAR PUSTAKA

A. Undang-Undang.

Undang-undang Nomor 38 Tahun 2008 tentang “Pengesahan Charter of the Association of Southeast Asian Nations”

Boer Mauna, Hukum Internasional, Pengertian, Peranan dan Fungsi dalam Era Dinamika Global, edisi kedua, (Bandung: Alumni, 2005).

Huala Adolf, Aspek Negara Dalam Hukum Internasional, cetakan ke 5 (Bandung : CV.Kenia Media, 2015).

I Wayan Parthiana, Perjanjian Internasional Bagian 1 (Bandung : mandar Maju, 2002)

Sumaryo Suyokusumo, Studi Kasus Hukum Organisasi Internasional, Edisi II (Bandung:PT.Alumni, 2012)

Shofwan Al Banna Choiruzzad, Asean di Persimpangan Sejarah, Politik Global, Demokrasi & Integrasi Ekonomi (Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia)

Wiwin Yulianingsih & Moch.Firdaus Sholihin, Hukum Organisasi Internasional (Yogyakarta :CV.Andi Offset, 2014)

Sefriani, Peran Hukum Internasional Dalam Hubungan Internasional Kontemporer (Jakarta:PT.Raja Grafindo Persada, 2016).

B. Perjanjian Internasonal

Deklarasi Bangkok 1967

Piagam Asean (Asean Charter) 2007

C. Jurnal

Sobar Sukmana, Harmonisasi Hukum Negara-negara Asean dalam kawasan Perdagangan Bebas Asean. (Thesis : 2014).

https://www.kompas.com/skola/read/2023/08/10/090000169/mengenal-timor-leste-anggota-baru-asean. Diakses tanggal 20 Desember 2023

https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/18/143230679/asean-latar-belakang-berdirinya-tujuan-dan-negara-anggota,diakses tanggal 20 Desember 2023

Sekretariat Nasional ASEAN–Indonesia (setnasasean.id), diakses tanggal 20 Desember 2023

Direktorat Jenderal Kerjasama Asean Kementrian Luar Negeri RI”Tanya jawab asean”, Majalah asean : Indonesia menuju komunitas asean 2015, edisi 2, Juli 2013, hlm.27


Full Text: PDF

DOI: 10.33751/palar.v10i1.9571 Abstract views : 490 views : 197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 PALAR (Pakuan Law review)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.